Sumpahdan Janji Setia Menurut Islam. Dalam kehidupan sehari-hari beberapa tugas penting yang diemban manusia memerlukan sumpah dan janji. Menurut ajaran Islam sumpah ini dimulai ketika seseorang mengucapkan dua kalimat syahadat yaitu persaksian bahwanya Tidak ada yang disembah kecuali Allah dan bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah utusan Allah. 35contoh cerpen singkat persahabatan pendidikan terbaik cinta lucu kehidupan sehari hari untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai contoh cerpen yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian cara membuat determinasi tumbuhan dan contoh nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini. SumpahPemuda yang digelorakan oleh segenap pemuda Indonesia dari berbagai daerah di tanah air, yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928, merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa dan cita-cita Pemuda Indonesia untuk mempersatukan bangsa Indonesia tanpa membedakan adanya perbedaan baik itu etnis, agama, kesukuan, maupun bahasa. Pelaksanaansemangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermassa- rakat ditunjukkan dengan sikap.. a. berbahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari dengan teman b. melaksanakan kerja bakti di lingkungan Vay Nhanh Fast Money. - Setiap tahun pemuda Indonesia memperingati Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Peristiwa ini jadi momen bersejarah bagi pergerakan kemerdekaan Indonesia dan menunjukkan tingginya semangat pemuda Tanah Air untuk mengubah keadaan bangsa. Bertujuan menegakkan persatuan bangsa, Sumpah Pemuda melahirkan tiga ikrar yaitu satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Ikrar yang berhasil menyatukan berbagai perbedaan demi meraih satu tujuan itu merupakan hasil rumusan rapat Kongres Pemuda II. Meski sudah 92 tahun berselang, semangat Sumpah Pemuda masih harus terus dinyalakan, terutama pada era digital dan globalisasi saat ini. Di tengah derasnya paparan informasi dan budaya modern, Sumpah Pemuda jadi pegangan yang sangat penting bagi para generasi penerus bangsa. Selain memperingati setiap tahun, ada cara lain yang bisa dilakukan anak muda untuk menghidupkan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja itu? Yuk simak di bawah ini sebagaimana lansir dari berbagai sumber, Jumat 9/10. 1. Tidak melupakan bahasa Indonesia. foto Bahasa Inggris dan Korea beberapa waktu terakhir kian sering digunakan anak muda saat bermain media sosial atau chatting. Tidak salah mempelajari bahasa asing untuk mengembangkan skill, namun kamu tidak boleh melupakan bahasa Indonesia. Menggunakan bahasa Indonesia saat bermain media sosial jadi salah satu cara menunjukkan cinta dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia. Kamu bisa lebih sering mengganti kata-kata asing menjadi bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari, seperti upload menjadi unggah. Yang perlu kamu ingat, bahasa merupakan identitas bangsa. Jadi, jangan sampai melupakan bahasa Indonesia, ya. 2. Menghentikan berita hoaks yang memecah belah bangsa. foto Inti semangat Sumpah Pemuda adalah persatuan bangsa. Sayangnya, pada era digital ini tak sedikit oknum yang sengaja menyebarluaskan berita palsu untuk memecah belah bangsa. Kamu sebagai generasi muda harus bisa jadi tameng untuk menghentikan berita hoaks. Khususnya berita hoaks tentang politik dan agama yang mudah memicu pertengkaran. Selalu cek kebenaran dari sebuah berita dan bekali diri dengan pengetahuan dari sumber yang pasti. 3. Buat konten berkualitas di media sosial. foto Generasi millenial tak bisa dilepaskan dari media sosial dan internet. Kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk menyalakan semangat Sumpah Pemuda dengan membuat konten berkualitas. Mulai dari konten edukasi hingga konten yang menggerakkan rasa nasionalisme. Jangan salah, nantinya konten edukasi yang kamu buat secara tidak langsung bisa ikut mencerdaskan bangsa, lho. 4. Dukung karya anak bangsa. foto Kampanye bangga menggunakan produk lokal karya anak bangsa kini kian gencar. Nggak heran, beberapa tahun terakhir produk lokal semakin menunjukkan kualitasnya. Bahkan ada beberapa produk yang kualitasnya tak jauh dari produk luar negeri. Mulai dari skincare, makeup, pakaian, hingga makanan. Dengan menggunakan dan membeli produk lokal, kamu tak hanya mendukung tapi juga ikut menyejahterakan bangsa sendiri. Bagi kamu yang berkarya menunjukkan produk lokal berkualitas, jangan ragu untuk terus memperluas wawasan dan koneksi, serta percaya diri mampu memberikan yang terbaik. Dalam berkarya, yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan. Pastikan kamu menerapkan pola hidup sehat agar semangat menjalani hari dan melahirkan karya-karya baru yang menginspirasi. Di masa seperti sekarang ini, pemuda Indonesia harus kuat dan mementingkan kesehatan. Untuk menjaga semangat para pemuda pemudi Indonesia, Indomilk Good To Go hadir sebagai minuman susu sereal pertama di Indonesia yang siap membantu kamu terus produktif dan semangat sepanjang hari. Minuman susu sereal pertama di Indonesia ini adalah suatu karya produk bangsa yang bertujuan untuk menjaga asupan nutrisi seimbang di pagi hari dan melindungi kesehatan pemuda pemudi Indonesia lewat empat macam sereal yang terkandung di dalamnya. Mulai dari beras merah sebagai sumber karbohidrat yang membuat rasa kenyang lebih lama, gandum yang tinggi kandungan serat baik, oat yang membantu melindungi kesehatan pencernaan, dan malt yang mampu mengubah karbohidrat menjadi energi dalam tubuh. Sebagai pemuda Indonesia, sangat penting untuk memulai hari dengan asupan nutrisi yang tepat. Susu sereal Good to Go merupakan salah satu pilihan sarapan yang bisa kamu nikmati karena sehat, simple, dan mengenyangkan. Kandungan nutrisi karbohidrat dalam Good to Go adalah setara dengan dua lembar roti gandum dan protein yang setara dengan satu butir telur. Selain itu, kandungan empat serealnya kaya akan vitamin B kompleks dan serat untuk bantu jaga kesehatan tubuh, khususnya metabolisme. Bukan sekadar susu sereal biasa, Good To Go adalah pilihan sarapan yang cocok untuk membuat hari kamu GoTerus produktif dan tentunya sehat. Kamu bisa dapatkan segudang manfaat Good To Go di sini. 5. Menghargai perbedaan pendapat. foto Selain berita hoaks, perbedaan pendapat di media sosial rupanya juga bisa memicu pertengkaran meski tidak saling mengenal satu sama lain. Jangan dianggap sepele, perbedaan pendapat ini dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Untuk itu, kamu harus bisa menghargai dan menerima jika seseorang berbeda pendapat di media sosial. Selalu gunakan bahasa yang sopan dan pahami jika setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda. Perluas wawasan agar kamu lebih mudah bertoleransi dan menghormati segala perbedaan. brl/tin Recommended By Editor 4 Tips bikin konten menarik di Snack Video, dari komedi sampai beauty 4 Pengakuan Reza Rahadian, bahagia tanpa media sosial 10 Cuitan 'ospek melatih mental' ala warganet, receh tapi kocak 10 Cara low budget anak kos selesaikan masalah, lucu-lucu kreatif Cerpen Tentang Sumpah Muda 28 Oktober 1928 Sumpah pemuda dan jalan menuju Revolusi Kemerdekaan. Hendrikus Colijn mantan Menteri Urusan Daerah Jajahan, kemudian Perdana Menteri Belanda. Veteran perang Aceh dan bekas ajudan Gubernur Jenderal van Heutz. Sekitar tahun 1927 – 1928, pernah mengeluarkan pamflet yang menyebut Kesatuan Indonesia sebagai suatu konsep kosong. Katanya, masing-masing pulau dan daerah Indonesia ini adalah etnis yang terpisah-pisah sehingga masa depan jajahan ini tak mungkin tanpa dibagi dalam wilayah-wilayah.[1] Bukan suatu kebetulan, bahwa pernyataan Colijn tersebut memunculkan Kongres Pemuda yang kedua pada tgl 28 Oktober 1928 di Batavia, dimana diikrarkan Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa. Peristiwa ini kita kenang sebagai hari Sumpah Pemuda. Sejak tahun 1915 telah berdiri sejumlah besar organisasi kepemudaan bersifat kedaerahan, seperti Tri Koro Darmo yang kemudian menjadi Jong Java 1915, Jong Sumatranen Bond 1917, Jong Islamieten bond 1924, Jong Batak, Jong Minahasa, Jong Celebes, Jong Ambon, Sekar Rukun dan Pemuda Kaum Betawi. Namun semua organisasi tersebut bersifat kedaerahan dan kelompok khusus. Yang mungkin sedikit berbeda adalah Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia PPPI yang berdiri setelah selesai Kongres Pemuda I pada tahun 1926. PPPI merupakan wadah pemuda nasionalis radikal non kedaerahan. Tokoh-tokohnya adalah Sigit [2], Soegondo Djojopoespito, Suwirjo, S. Reksodipoetro, Muhammad Yamin, A. K Gani, Tamzil, Soenarko, Soemanang, dan Amir Sjarifudin. Atas prakarsa PPPI kongres ke II diadakan. Dalam penerbitan koran Pemoeda Indonesia no 8 tahun 1928, terdapat artikel dengan judul “KERAPATAN PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA”. Disitu dijelaskan sebagaimana yang telah diwartakan dalam dan 7, di Jacatra telah diadakan kerapatan besar Pemoeda-pemoeda Indonesia pada tanggal 27 dan 28 Oktober. Pimpinan kerapatan ialah terdiri dari wakil-wakil, Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia, Pemoeda Indonesia, Pemoeda Soematera, Jong Java, Jong Celebes, Jong Batak Pemoeda Kaum Betawi, Jong Islamieten Bond JIB dan Sekar Roekoen. Selanjutnya juga diberitakan bahwa kerapatan dikunjungi beratus-ratus orang, dimana bagi siapa yang menyaksikan sendiri akan berbesar hati karena pemoeda-pemoeda kita bukan baru mencita-citakan saja, tapi telah tegak berdiri dipusat persatuan dan kebangsaan . Dalam kesempatan inipun telah diperdengarkan untuk pertama kali kepada umum oleh Pemoeda lagu INDONESIA RAJA [3]. Dalam POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDI INDONESIA, tercatat bahwa Poetra dan Poetri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah Indonesia. Poetra dan Poetri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Poetra dan Poetri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sebagai realisasi penyatuan ini, pada tanggal 31 Desember 1930 jam 12 malam, Jong Java, Perhimpunan Pemoeda Indonesia, Jong Celebes, Pemoeda Soematra awalnya bernama Jong Sumatranen Bond telah berfusi menjadi satu dan membentuk Perkoempoelan “INDONESIA MOEDA”. Para anggota panitia Kongres Pemuda ke II [4] terdiri dari pemuda-pemudi Indonesia yang dikemudian hari amat berperan dalam gerakan pemuda yang memperjuangkan kebangsaan dan kemerdekaan. Diantaranya terdapat nama, Soegondo Djojopoespito dari PPPI ketua, Djoko Marsaid dari Jong Java wakil ketua, Muhammad Yamin dari Jong Sumatranen Bond Sekretaris, Amir Sjarifudin dari Jong Sumatranen Bond bendahara, Djohan dari Jong Islamieten Bond. Kontjosoengkoeno dari Senduk dari Jong Celebes, dari Jong Ambon dan Rohyani dari Pemoeda Kaum Betawi. Panitia didukung tokoh-tokoh senior seperti Nazif, Mononutu, Dalam kongres ikut berbicara tokoh-tokoh besar kebangsaan lainnya seperti S. Mangoensarkoro, Ki Hadjar Dewantoro dan Djokosarwono . Hadir sebagai undangan sekitar 750 orang dimana terdapat nama-nama yang kemudian terkenal seperti Kartakusumah PNI Bandung, Abdulrachman Jakarta, Karto Soewirjo Sarekat Islam, Muh. Roem, Soewirjo, Sumanang, Masdani, Anwari, Tamzil, AK Gani, Kasman Singodimedjo, Saerun wartawan Keng Po, WR Supratman. Dari Volksraad yang hadir adalah Soerjono dan Soekawati dan dari pihak Pemerintah Hindia Belanda yang hadir adalah dan Van der Plas [5]. Jelas bahwa kongres pemuda ke II dimana diikrarkan Sumpah Pemuda bukan pekerjaan dalam sedikit waktu saja, dan terang juga bukan hasil usaha dari beberapa gelintir orang saja[6]. Hal ini merupakan perjuangan panjang sejak Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908. Bahkan ada sebuah peristiwa lainnya yaitu ketika tahun 1904 Dr A,Rivai lulus ujian dokter sebagai Nederland Arts di Utrecht Belanda, pupus sudahlah anggapan jelek bahwa bangsa Indonesia itu “Laksheid”. Kata ini amat sakit didengar karena berarti pemalas, tidak punya kemauan bekerja atau berbuat sesuatu. Setelah Indonesia muda terbentuk, berarti pemuda Indonesia memiliki organisasi kepemudaan nasional yang solid, kuat dan bercita-cita menuju kemerdekaan yang lebih pasti. Anggota IM terdiri dari semua pemuda seperti anak-anak SLP, SLA, sekolah khusus, kejuruan sederajat dan mahasiswa. Sejak tahun 1931 kongres demi kongres diadakan sehingga lebih menampakkan eksistensinya. Nyatanya memang IM tidak berafiliasi dengan partai politik. Sejarah kemudian membuktikan bahwa modal kejuangan diatas amat penting artinya pasca penjajahan Jepang 1942-1945, dimana api Revolusi Kemerdekaan mulai dinyalakan dengan kesadaran adanya kesatuan dan persatuan kebangsaan yang bermotifkan pantang untuk dijajah kembali oleh kekuatan asing apapun bentuknya. Proklamasi Kemerdekaan mengawali "Revolusi Pemoeda", dan berahir ketika penjajah terahir di Indonesia yaitu Imperium Belanda menyatakan pengakuannya pada Kemerdekaan Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember 1949. Tidak sampai 1 tahun kemudian, RIS bubar dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk kembali pada tanggal 17 Agustus 1950. Sumpah Pemuda Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda". Quote ISI PERTAMA.“Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.” KEDOEA. “Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.” KETIGA. “Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.” Kongres Pemuda II Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia PPPI, sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond KJB, Lapangan Banteng. Dalam sambutannya, ketua PPI Soegondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis. Pada sesi berikutnya, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan. Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu "Indonesia Raya" karya Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia. Peserta Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, dll. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie serta Kwee Thiam Hong sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Museum Di Gedung Sekretariat PPI di Jalan Kramat Raya 106, tempat diputuskannya rencana Kongres Pemuda Kedua saat ini dijadikan Museum Sumpah Pemuda. Cerpen Sumpah Pemuda Singkat dan Menginspirasi Tentang Bahasa Persatuan Indonesia. Dok. Menyambut Hari Sumpah Pemuda!Tiada terasa ya kita sudah tiba di penghujung Oktober dan singgah di momentum Hari Sumpah tahun 2021 ini, ikrar penuh kisah dan makna bertajuk Sumpah Pemuda sudah memasuki usia 93 begitu tua, kan? Tapi tentu tidak dengan semangat bangsa ini. Semangat jiwa muda sudah semestinya dikobarkan seraya menjunjung tinggi nasionalisme, cinta tanah air, dan bahasa khusus, dalam hal ini telah menyiapkan cerpen bertema Sumpah cerpen singkat Sumpah Pemuda tentang pentingnya menjaga bahasa persatuan Indonesia berikut mudah-mudahan dapat menginspirasi mari kita simak bersamaCerpen Sumpah Pemuda Singkat Bahasamu Bukan Bahasa Bangsa KitaHari itu hari Minggu dan semenjak pagi langit tampak malu-malu memamerkan warna birunya. Malahan, sebujur awan kelam yang semakin bangga dengan gelapnya jauh dari pandang mata, di sebuah kursi kayu yang sederhana duduk seorang pemuda. Dia sendirian, dan sebenarnya darah muda itu sedang menunggu temannya yang sedari pagi mengaku akan berkunjung ke lama berselang, teman pemuda itu tiba dan langsung menyapanya dengan semangat.“Aduh, sudah lama ya nunggunya, Lan. Maaf ya, tadi bonyok-ku belum pulang dari rumah nenek sehingga aku terpaksa menunggu mereka kembali.”“Oalah begitu kisahnya. Okelah, tiada mengapa, Dika. Eh, bonyok itu maksudnya apa?”“Aduh, Alan, kamu kok enggak gaul banget sih. Bonyok itu artinya Bokap dan Nyokap.”“Hemm. Aneh-aneh saja sih singkatanmu. Padahal kan tinggal sebutkan saja kata orang tua.”Sudah menunggu lama, Alan malah dibuat semakin kesal dengan sikap dan penggunaan bahasa yang digunakan merasa bahwa singkatan-singkatan semacam itu hanya sekadar bahasa sok gaul, apa lagi hari itu sedang ada peringatan Hari Sumpah ikrar yang ketiga, dikatakan bahwa pemuda dan pemudi Indonesia itu punya janji yaitu menjunjung tinggi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sontak saja, gaya si Dika terang menodai dan bahkan melukai bahasa yang menjadi identitas Bumi Pertiwi.“Alan, bagaimana dengan pengumuman lomba baca puisi Sumpah Pemuda pada hari Kamis kemarin? Aku dengan kamu dapat juara 2, ya? CMIIW.”“Iya benar, baru saja malam tadi pengumumannya. Alhamdulillah aku dapat juara dua. Eh, Dika, CMIIW itu apa lagi?”“Hehe, maaf, Alan. Kamu masih belum tahu juga ya? CWIIW itu singkatan dari Correct Me If I am Wrong. Artinya, koreksi bila aku salah.”Alan hanya mengangguk sembari tersenyum. Biar bagaimanapun, Dika adalah teman sekaligus sahabat yang senantiasa menemaninya entah itu di kala suka maupun tidak ingin mencela sahabatnya lebih jauh, karena dia tahu Dika sedang berusaha belajar Bahasa Inggris demi menggapai cita-cita kuliah di luar negeri.“O ya, Dika, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini kamu ikut lomba dan kegiatan apa saja?”“Hemm, kegiatan, ya. Sebenarnya aku mau ikut banyak lomba sih. Aku mau ikut lomba pidato, tapi aku tak begitu paham bagaimana kisah dalam kongres pemuda. Aku ingin ikut lomba cerdas cermat, masih sama saja. Aku tidak percaya diri bahwa aku bisa menang.”“Oalah, ternyata seperti itu. Ya sudah lah, paling tidak tahun depan kamu wajib ikut, ya. Masa dengan kegiatan penuh sejarah bagi negeri sendiri kita enggan untuk berpartisipasi. Katanya berjiwa nasionalisme, katanya cinta tanah air. Jangan-jangan kamu kemarin tidak ikut upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di sekolah?”“Hehehe. Iya, aku bangun kesiangan waktu itu. Karena kukira bakal telat, terpaksa deh aku izin sakit.”“Nah kan!”Alan menghela napas lebih panjang dari biasanya. Ia pun semakin kesal dengan sikap dan tingkah Dika. Sebagai seorang pemuda Dika seharusnya ikut berpartisipasi terhadap kegiatan yang bertajuk Nasionalisme.“O ya, Dika, kamu jadi bermalam di rumahku, kan? Nah, nanti sore kita makan jagung bakar sambil melihat swastamita di tebing belakang rumahku ya. Soalnya tadi aku sudah periksa prakiraan cuaca, sebentar lagi langit akan segera cerah.”“Oke siap laksanakan! Eh, Alan, swastamita itu apa sih? Apa sama seperti singkatan LOL Laughing Out Loud atau UWU Unhappy Without U?”“Lha, lha, lha. Kamu ini sebenarnya orang mana sih. Orang Indonesia, atau orang Inggris yang nyasar? Swastamita itu adalah pemandangan indah di saat matahari terbenam.”“Oalah gitu. Kok aku baru tahu ya? Memangnya itu bahasa apa?”“Aduh! Itu Bahasa Indonesia, abang ganteng!”“Hemm. Oke, oke, oke. Aku baru dengar lho. Ternyata Bahasa Indonesia juga terdengar indah dan artinya luar biasa ya.”“Tentu saja. Eh, aku tes kamu sekali lagi ya Dika. Kamu tahu apa itu arunika?”“Duh, apa itu Alan, sepertinya bahasa Spanyol ya? Hemm. Aku belum lancar.”“Nah kan, lagi-lagi tidak pernah dengar. Arunika itu Bahasa Indonesia, artinya cahaya matahari yang muncul beriringan dengan terbitnya matahari.”“Wah, aku tak menyangka ternyata bahasa kita seindah itu.”Dika pun terkagum-kagum dengan dua diksi yang diucapkan oleh Alan. Dia merasa malu terhadap diri sendiri. Selama ini ia merasa bangga karena hapal begitu banyak singkatan gaul Bahasa Inggris. Baginya sih keren, tapi tidak lebih keren daripada Bahasa Indonesia.“Dika, karena kita adalah pemuda harapan bangsa, sudah menjadi kewajiban diri untuk merawat, mencintai, serta menjaga kemurnian Bahasa Indonesia. Belajar bahasa asing itu bagus, sangat bagus malahan. Tapi, gunakanlah di waktu dan keadaan yang tepat. Sekarang ada begitu banyak orang yang mencampur-adukkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sehingga dijuluki keminggris. Mereka kira mereka keren? Padahal tidak. Dan lambat laun, bahasa kita sendiri yang berangsur tenggelam.”“Siap, Alan. Terima kasih telah menyadarkanku. Engkau benar-benar sahabat terbaikku. Saat ini juga aku ingin belajar lebih banyak tentang Bahasa Indonesia.”Alan dan Dika pun kembali ceria seiring dengan kabar langit yang mulai memamerkan cerahnya. Mereka bersiap-siap untuk memetik jagung di kebun dan segera menanti datangnya swastamita.****Nah, demikianlah tadi contoh cerpen singkat Sumpah Pemuda yang bertemakan pentingnya menjaga dan merawat keutuhan Bahasa Indonesia sebagai bahasa bermanfaat Baca Cerpen Bertema Kemerdekaan Pantun Sumpah Pemuda – Hari sumpah pemuda tanggal 28 Oktober adalah momen spesial yang membuat siapa saja akan selalu bangga termasuk jati diri bangsa Indonesia itu sendiri. Mulai dari usia muda hingga usia tua. Oleh karena itu pada setiap acara yang dilangsungkan akan ada beberapa kata sambutan dan lomba dengan pantun sumpah pemuda. Selain itu sumpah pemuda adalah momen yang sangat menggembirakan yang menjadi pengikat diti bangsa sangat penting sekali disebut persatuan dan kesatua untuk ditegakkan yaitu menumbuhkan rasa keadilan yang luar biasa di setiap agenda. Berharap semangat tanpa usaha akan sia – sia. Dengan begitu gali kembali minat untuk melestarikan sumpah pemuda. 1. Pantun Sumpah Pemuda UntukAcara Resmi Pantun sumpah pemuda sering digunakan untuk memperingati hari – hari resmi, biasanya ini sebagai pembuka dalam mengawali runtutan acara ini agar tidak diadakan dan acara menjadi seperti yang dimau. Selain itu dengan psntun juga akan membuat kedetangan lebih akrab dan intens. Pokoknya tidak akan sibuk dan bersemangat untuk menyambut sumpah pemuda agar semangat Bunga melati sungguh mewangi Di sebelahnya tumbuh semangka Oktober tiba tiba – tiba Hati lahir sumpah pemuda Saat pagi terang menyala Makan cemilan sambil ronda Mari semua menuju Aula Memperingati Sumpah pemuda Suku Akit tinggal di Rakit Di antara Telaga Keramat Mari Semuanya bangkit Menjadi generasi yang selalu bersemangat Dokar dikerjakan melalui delman Naik ke dokar tujuan yogyakarta Anak cerdas harus bisa cekatan Itulah arti sumpah pemuda Siang panas memakai topi Dikenakan kompilasi terik panjang Tanyakan saja pada pak Tori Seperti apa bangsa saat berjuang Bulan sabit di malam hari Indah melengkung sempurna Sumpah pemuda setiap hari Selalu melekat di dalam jiwa Perkutut bernyanyi di ujung ranting Didengarkan seluruh hutan Sumpah pemuda saat penting Mempererat arti pertemanan Jangan bingung dengan bu sari Sukanya duduk didepan pintu Jadilah pemuda diri self Agar negara selalu bersatu Baca Juga Pantun Idul Adha 2. Pantun Sumpah Pemuda Untuk Anak – Anak Tidak ada salahnya memperkenalkan artikel sumpah pemuda kepada anak-anak sejak dini dan ini akan menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme yang selamanya dikumpulkan di generasi muda sejak dini. Lebih lanjut buat generasi berprestasi diperlukan persiapan yang sudah disiapkan untuk dilahirkan kompilasi sejak awal. Senin pagi Upacara bendera merah putih Diatas awan Walau Indonesia Telah merdeka Perjuangan Tetap dipertahankan Pagi melanjutkan menuju sekolah Senang gembira menaiki sepeda Menjadi tidak bisa dicapai karena kemajuan bangsa Burung kenari kakatua Terbang indah melewati awan Jika mengaku cinta negara Junjung terus sebagai persatuan Di sore hari main bola Banyak mobil melintas di raya Siapa putra dan putri bangsa selalu tulus pada bangsa Nanas manis rasa semangka Semangka sungguh lezatnya Resapilah Makna Indonesia raya Mengandung Makna Cinta dengan gatra 3. Pantun Sumpah Pemuda Dengan Bahasa Inggris Pantun sumpah pemuda dengan bahasa Inggris adalah variasi pantun yang bisa membuat semua orang terpesona dan terkagum-kagum diberikan bentuk penghargaan yang cukup istimewa dan membuat semua orang tertegun. Oleh karena itu perlu perhatian yang cukup akurat agar penyampaian maksud dari pantun bisa diilhami dan dimengerti jelas dan akurat Siang hari memanjat ke pohon Memanjat ke pohon untuk mengambil mangga selalu mengikat bahasa Persatuan Bahasa Indonesia Siang hari memanjat ke pohon Memanjat memetik mangga Hormatilah bahasa penyatuan bahasa Indonesia Pergi ke ladang pada hari Rabu Di ladang mengambil madu Selalu bersemangat untuk pemuda Nasib negara di genggaman Anda Pergi ke ladang pada hari Rabu Di Ladang mengambil madu Semangatlah selalu pemuda Negara bagian di genggamanmu Yogyakarta majapahit, gajah mada Borobudur Selamat datang untuk mengenang negara Indonesia yang selalu makmur Majapahit milik Gadjah Mada Yogyakarta milik Borobudur memperingati sumpah pemuda Semoga Indonesia selalu makmur Buah pisang semangka Benar-benar bukan pasangan yang adil Sumpah pemuda adalah subjek yang langka Karena bangsa adalah identitas Buah pisang, buah semangka Sungguh bukan pasangan serasi Sumpah pemuda perihal langka Karena bangsa adalah jatidiri 4. Pantun Sumpah Pemuda Mendengar kata sumpah pemuda tentu saja akan membuat semua orang akan selalu bergelora dan memiliki semangat luar biasa, dengan demikian harus diseimbangkan dengan berbagai pernyataan yang akan membangkitksn jati diri bangsa menjadi lebih baik lagi. Intinya dalam hal ini tidak mengurungkan niat seseorang maju dalam menggapai mimpi dan cita-cita pendekar menunggang kuda Membeli sayur kelapa Hei semua kaum muda Siapkan diri mengguncang dunia Kalaulah melanjutkan menuju desa Jangan bawa baju Marilah panjatkan seuntai doa Untuk Indonesia selalu maju Bunga melati cantik berseri Merah ceria tidak tertandingi Malam hilang datang hari Oktober ditolak masuk dua persen Rumput hijau sangat banyak Menyejukkan mata teroka Seluruh pemuda bersumpah serentak Satu bangsa demi satu nusa Dapatkan bantuan perigi Letakkan rapi di dalam baja Jangan lupa bantalan diri Atas bangsa yang berjasa Siang enaknya makan es serut Tambah rujak makin nikmat Jadilah pemuda yang penurut Agra Bangsa jadi lebih khidmat Kalaulah menuju menuju kota Singgah dulu kalau tak berhalangan Siapa bilang pemuda hanya berkata Sumpah pemuda bukti perjuangan Senin pagi makan singkong Siangnya makan soto kediri Jagan jadi generasi pembohong karena merugikan bangsa sendiri Baca Juga Pantun Penutup Ceramah Lebih baik sumpah pemuda senantiasa menunjukkan rasa semangat perjuangan yang tiada henti untuk diutarakan setiap waktu dan selalu membuat semua orang senantiasa bergelora. Tidak hanya dalam mewujudkan bangsa yang merdeka dan bersatu ada banyak cara untuk mengundangnya mengucalkan melalui kalimat pantun yang tentu saja diperlukan oleh semua orang yang menonton. Burung merpati teebang tinggi Menekuk hingga mencari peda Hari ini sangat meyakinkan Ini adalah meyakinkan sumpah pemuda Sawah menguning padi banyak Membuat mata memandang Bangkitlah wahai pemuda serentak Demi persatuan mari berjuang Berdendang merdu gadis dusun Sungguh elok cantik panasnya Dengan senang bahasa bersusun Satukan jiwa bahasa indonesia Tidur sebentar di atas tilam Bersama kucing manis belang Dulu sejarah sangatlah kelam Sumpah pemuda harus dikenang Jangan takut membeli kapal Kalau cuman mainan saja Pemuda berbakti menggunakan akal Tidak terucap di mulut saja Buaya tidur di pelataran Dekat sungai hutan rawa Hidup bersama dengan kawanan Menjunjung negeri seribu tawa Matahari terbit di sebelah timur Lalu tenggelam di barat Pahlawan berjuang menghirau umur Sumpah pemuda didadu berkarat Manggis manis nikmat disantap Ditemani secangkir susu Janji pemuda adalah mantap Sumpah pemuda melangkah maju Oke, ternyata tadi beberapa contoh dari pantun sumpah pemuda yang bisa dicoba dan di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari – haru. Intinya dalam memilih pantun harus benar-benar dimaksudkan dan dimaksudkan yang harus dan tidak bisa dibicarakan makna yang terkandung di sini agar bisa dibaca menjadi sangat bermanfaat sekali. Selain itu, jangan biarkan pantun tercipta tanpa pemilihan yang diksi yang tidak tepat harus disiapkan sebelumnya seperti apa yang diksi yang tepat. Pantun bertumpah sumpah pemuda ini bisa dicetak dalam bentuk spanduk maupun poster intinya harus memiliki makna dalam.

cerpen tentang sumpah pemuda dalam kehidupan sehari hari